Emas menjadi salah satu instrumen investasi yang bijak. Investasi jangka panjang menggunakan emas akan memberikan keuntungan yang banyak. Emas disebut sebagai safe haven karena ditengah gejolak ekonomi sekalipun, nilainya terus naik dari tahun ke tahun atau paling tidak memiliki nilai yang cenderung stabil.
Harga emas dalam negeri mengacu pada harga emas internasional yang dikonversi dari dolar Amerika ke dalam mata uang rupiah. Artinya, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar dapat dijadikan acuan untuk mengukur kapan baiknya Anda berinvestasi menggunakan emas.
Perhiasan emas memiliki kadar yang berbeda-beda, namun untuk emas murni dengan kadar 24 Karat biasanya hanya tersedia dalam bentuk batangan. Kenapa demikian? Cari tahu selengkapnya di bawah ini.
Kadar Karat Emas (Tingkat Kemurnian Emas)
Selain besaran beratnya, kadar karat emas juga menjadi penentu harga emas. Kadar karat emas adalah pengukuran yang bertujuan untuk menentukan tingkat keaslian perhiasan maupun logam mulia, semakin besar kadarnya artinya semakin besar tingkat kemurnian emas tersebut.
Tingkat kemurnian yang dimaksud ialah mengenai berapa banyak campuran logam lain dalam emas tersebut. Kadar emas murni adalah 24 karat, artinya setiap karat dari emas mengandung 1/24 dari keseluruhan. Untuk mengetahui berapa persen tingkat kemurnian emas, Anda dapat menghitungnya dengan rumus berikut.
Maka jika Anda membeli emas dengan kadar 22 Karat, artinya tingkat kemurnian kadar emas yang Anda beli berada di angka 91,67% dengan campuran logam lainnya sebesar 8,33 persen. Di Indonesia terdapat standar kadar karat emas SNI 13-3487-2005 yang menetapkan standar karat emas sebagai berikut:
24 Karat, artinya kandungan emas murninya sekitar 99% — 99,99 %;
23 Karat, artinya kandungan emas murninya sekitar 94,80% — 98,89%;
22 Karat, artinya kandungan emas murninya sekitar 90,60% — 94,79%;
21 Karat, artinya kandungan emas murninya sekitar 86,50% — 90,59%;
20 Karat, artinya kandungan emas murninya sekitar 82,30% — 86,49 %;
19 Karat, artinya kandungan emas murninya sekitar 78,20% — 82,29%;
18 Karat, artinya kandungan emas murninya sekitar 75,40% — 78,49%;
14 Karat, artinya kandungan emas murninya sekitar 58,30% — 41,70%; dan
10 Karat, artinya kandungan emas murninya sekitar 41,70% — 58,30%.
Harga Emas 22 Karat Hari Ini
Harga emas 22 Karat hari ini berada dikisaran harga beli Rp845.000 per gram. Harga emas 22 karat terus berfluktuasi atau berubah-ubah, namun cenderung stabil. Harga jual kembali emas akan dapat menguntungkan jika Anda melakukan investasi jangka panjang kurang lebih dari mulai lima sampai sepuluh tahun.
Emas 22 Karat termasuk emas dengan kadar kemurnian yang masih tinggi. Semakin besar kadar karat emas maka sifatnya akan semakin lunak, maka tidak ada perhiasan dengan kadar emas 24 Karat.
Di Indonesia sendiri terdapat istilah emas tua dan emas muda. Istilah tersebut mengacu pada kadar karat emas dalam sebuah perhiasan. Perhiasan masuk ke dalam kategori emas tua apabila memiliki kadar emas 18 Karat atau lebih, sedangkan untuk perhiasan dengan kadar emas kurang dari 18 Karat disebut emas muda karena memiliki kandungan campuran logam lainnya yang lebih banyak.
Campuran logam jenis yang lainnya dalam perhiasan akan membuat perhiasan menjadi lebih bertahan lama atau tidak rentan rusak dan berubah bentuk, sehingga dapat dipakai untuk berkegiatan sehari-hari.
Waktu Terbaik untuk Membeli Emas
Sebaiknya Anda memperhatikan hal-hal berikut ini untuk mendapatkan harga emas yang cenderung lebih murah:
1. Nilai Rupiah Menguat
Informasi mengenai nilai rupiah dapat Anda akses dengan mudah melalui search engine seperti Google dengan memasukan kata kunci “nilai rupiah hari ini”.
Selain akan menampilkan informasi nilai rupiah paling terbaru, Google juga akan menampilkan grafik naik-turunnya. Dari informasi tersebut Anda bisa mempertimbangkan untuk melakukan pembelian emas atau lebih baik menundanya terlebih dahulu.
2. Kondisi Sosial Politik yang Krisis
Saat kondisi sosial politik diprediksi akan mengalami krisis, maka harga emas akan cenderung naik. Contohnya saat terjadi pandemi Covid-19 emas mengalami kenaikan harga yang konsisten, sehingga banyak dari investor memilih menjual emas dibanding membeli emas.
3. Harga Emas Menurun
Pada waktu-waktu tertentu harga emas akan mengalami penurunan, seperti pada awal Januari, pertengahan April, dan selama bulan Mei serta bulan Juni. Waktu harga emas turun menjadi waktu terbaik untuk melakukan pembelian emas.
Waktu Terbaik untuk Menjual Emas
Bukan investasi namanya jika tujuan akhirnya tidak untuk mendapatkan keuntungan. Dalam investasi emas, Anda sebaiknya mengetahui kapan waktu terbaik untuk menjual emas agar mendapatkan nominal dengan jumlah yang lebih besar daripada saat Anda membelinya. Berikut tiga waktu terbaik untuk menjual emas:
1. Simpan Emas dalam Waktu yang Lama
Seperti yang kita ketahui, emas merupakan instrumen investasi jangka panjang. Kenapa demikian? Karena dengan Anda menyimpan emas dalam waktu lima sampai sepuluh tahun akan membuat nilai emas yang Anda miliki bertambah, bahkan jauh lebih meningkat daripada nilai sebelumnya (saat Anda membeli).
2. Bulan Juli dan September
Jika sebelumnya Anda telah mengetahui bulan apa saja yang baik untuk membeli emas, maka bulan Juli dan bulan September menjadi waktu terbaik untuk menjual emas setiap tahunnya. Pada bulan tersebut banyak pihak yang menilai harga emas cenderung naik dari bulan-bulan lainnya.
3. Saat Membutuhkan Dana Cepat
Emas memiliki sifat likuid, mudah dicairkan dalam waktu yang cepat. Maka saat Anda membutuhkan dana untuk menunjang berbagai keperluan, Anda bisa langsung menjual emas dan mendapatkan dana yang Anda inginkan dengan mudah.
Lakukan investasi secara bijak, yakni dengan menyesuaikan kemampuan yang Anda miliki. Pilih jenis investasi yang memiliki risiko paling kecil dan stabil, contohnya dengan membeli emas.
Demikian informasi mengenai Harga Emas 22 Karat Hari Ini, serta beberapa informasi pendukung lainnya. Kami harap artikel ini dapat bermanfaat dan memberikan sebaik-baiknya informasi yang Anda butuhkan. Terima kasih.